Penemu Drone dalam Ulasan Sejarah

Penemu Drone

Yuk Intip Sejarah Tentang Siapa Penemu Drone – Drone merupakan pesawat tanpa awak yang berkembang dengan fitur kamera. Perkembangannya sendiri sebenarnya sudah muncul sejak lama dengan berbekal sejarah panjang berabad-abad. Drone yang dulunya dikenal sebagai alat bagi tugas kemiliteran, sekarang dengan perkembangan teknologi berkembang menjadi konsumsi pribadi.

Sejarah Tentang Siapa Penemu Drone

Sejarah Drone

Pesawat tanpa pilot ini sebenarnya telah berkembang sebelum terjadinya Perang Dunia I, yaitu sejak abad ke-19. Semua berawal dari Australia yang mengirimkan balon tanpa awak untuk menyerang Venesia pada tahun 1849. Sebagai pengetahuan, Australia pada saat itu tengah menguasai sebagian besar wilayah Italia dan meluncurkan sekitar kurang lebih 200 balon udara. Balon udara tersebut bermuatan bom tanpa awak yang ditujukan ke Venesia. Balon ini dipasangi sekering listrik dengan tujuan dapat dihidupkan dengan sinyal melalui kabel tembaga.

Dari penuturan sebuah makalah Centre for Telecommunications and Information Engineering (CTIE) Monash University yang menjadi rujukan bagi Wikepedia. Dalam makalah tersebut menyebutkan bahwa gagasan dan konsep siapa penemu drone pertama kali adalah pada 22 Agustus 1849. Berawal pada tahun 1900-an, inovasi drone bermula pada penyediaan target latihan untuk melatih para personil militer.

Perkembangan drone kemudian berlanjut selama masa Perang Dunia I, ketika perusahaan terbang milik Dayton-Wright menemukan sebuah torpedo udara tanpa pilot yang akan meledak dengan kurun waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Ketahui Penemunya

Pada tahun 1915, Nicola Tesla yang merupakan siapa penemu drone dari Amerika keturunan Serbia menggambarkan tentang sebuah armada kendaraan tempur tak berawak. Sebelumnya, tepat pada 8 November 1898, Nicola Tesla telah mematenkan penemuannya berupa remote control atau pengendali jarak jauh. Sedangkan disisi lain, seorang berkebangsaan Inggris, Archibald Low telah berhasil menerbangkan sebuah kendaraan tanpa awak dengan menggunakan radio control.

Pada awalnya, pesawat autopilot ini direncanakan untuk digunakan dalam melakukan serangan balik terhadap pesawat tempur German Zappelin. Selain itu juga juga digunakan untuk serangan darat pada masa Perang Dunia I. Namun upaya itu gagal, dikarenakan dari suara drone yang terbuat dari kayu dan juga timah menghalangi kinerja radio control itu sendiri.

Dijelaskan bahwa “Aerial Target” AM Low pada tahun 1916 merupakan upaya awal dari siapa penemu drone. Kemajuannya sendiri mengikuti sejak selama dan setelah Perang Dunia I berlangsung. Termasuk juga dengan Hewitt-Sperry Automatic Airplane yang merupakan kendaraan uji coba berskala kecil pertama yang dikembangkan oleh seorang bintang film dan juga penggila model pesawat, Reginald Denny pada tahun 1935.

System auto-pilot dari Hewitt-Sperry ini dilengkapi dengan fitur stabilizer gyroscopic, gyroscopic petunjuk, barometer sebagai control ketinggian, sayap yang dikendalikan oleh radio, dan juga bagian ekor serta alat pengatur jarak terbang. Yang secara teoritis, fitur-fitur ini memungkinkan pesawat beroperasi di jalur yang telah ditentukan.

Dengan adanya konsep ini, membuat Angkatan Laut memasok 7 pesawat Curtiss N-9 untuk melengkapi teknologinya kedalam sebuah pengembangan pesawat otomatis. Tetapi, beberapa peluncurannya gagal dan prototype rusak yang akhirnya proyek ini pun dibatalkan.

Drone dan Perangkat Radio

Sopwith Aircraft Company membuat drone dengan menempatkan perangkat radio pada ekor mesinnya yang bertujuan agar mesin drone tidak mengganggu sinyal radionya. Pada tahun 1917 itu juga Archibald Low kembali dengan percobaannya. Menerbangkan dronenya di depan para petinggi militer yang naasnya hampir saja membunuh salah satu petinggi tersebut yang dikarenakan adanya kegagalan pada mesin.

Pesawat tanpa awak ini sebenarnya lebih banyak muncul pada saat teerjadinya Perang Dunia II, yang berfungsi sebagai alat untuk melatih penembak. Selain itu juga ada Nazi Jerman yang memproduksi dan menggunakan berbagai jenis pesawat drone selama masa perang. Pada tahun 1951, mesin jet digunakan pada kendaraan GAH Australia Jindivik, dan Teledyne Ryan Firebee I setelah masa Perang Dunia II. Sementara itu, perusahaan Beechcraft menawarkan siapa penemu drone model 1001 untuk Angkatan Laut AS pada tahun 1955.

Amerika

Pada tahun 1959, Angkatan Udara AS berduka atas kehilangannya seorang pilot di atas wilayah yang tak bersahabat. Sejak pada saat itu, mereka akhirnya memutuskan untuk berencana menggunakan pesawat tak berawak. Perencanaan itu lebih diintensifkan pada saat setelah Uni Soviet menembak jatuh U-2 pada tahun 1960. Dalam beberapa hari kemudian, muncullah sebuah program Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau yang biasa disebut pesawat nirawak dengan menggunakan kode “Red Wagon”.

Bentrokan yang terjadi pada Agustus 1964 di Teluk Tonkin antara unit Angkatan Laut AS dengan Angkatan Laut Vietnam Utara dengan memprakarsai UAV yang telah diklarifikasikan oleh Amerika (Ryan model 147, Ryan AQM-91 Firefly Lockheed D-21) ke dalam misi tempur pertama mereka pada masa perang Vietnam. Ketika itu pemerintah China menunjukkan foto-foto UAV AS yang jatuh melalui Wide World Photos, dengan tanggapan “tidak ada komentar” dari Amerika Serikat.

Kamera Pengintai

Gesekan perang yang terjadi pada tahun 1967-1970 menampilkan pengenalan UAV dengan kamera pengintai ke medan tempur di Jawa Tengah. Pada tahun 1973, Yom Kippur War Israel juga telah menggunakan pesawat tak berawak sebagai umpan untuk memicu kekuatan berlawanan guna membuang rudal anti-pesawat yang mahal. Sedangkan pada tahun 1973 itu pula, militer Amerika Serikat secara resmi mengkonfirmasikan bahwa mereka telah menggunakan UAV di Asia Tenggara yakni tepatnya pada Vietnam.

Cukup panjang cerita tentang siapa penemu drone yang pada awal mulanya diperkenalkan dalam sebuah operasi tempur Perang Dunia II ini. Tapi kini, drone kerap kali digunakan sebagai hiburan dan seni yang berjalan seiring berkembangnya teknologi telah dilengkapi dengan fitur kamera yang menyajikan hasil gambar nan menawan. Bukan hanya itu, drone juga kerap digunakan sebagai alat pengirim barang ke lokasi yang sulit dijangkau.

Itulah sejarah siapa penemu Drone. Bagi Anda yang ingin sewa drone murah, Anda bisa mendapatkannya di website ini.

Tinggalkan Balasan

Close Menu